Muaro Jambi – Pesatnya berkembang media sosial di era globalisasi bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk mempromosikan budaya. Seperti budaya Melayu yang merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Dr. Abdul Malik, M.Pd, pada acara kuliah umum Khasanah Sastra Melayu dalam Dinamika Globalisasi yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Jambi (Unja) di Aula Rektorat lantai III, Kamis (30/11).

“Dengan mengambil manfaat dari perkembangan positif globalisasi bisa digunakan mahasiswa untuk memperkenalkan kebudayaan Melayu agar dikenal masyarakat dunia,” katanya saat dikonfirmasi wartawan Genta FKIP Unja seusai kuliah umum.

Dekan yang biasa disapa Datuk Abdul Malik tersebut menambahkan, salah satu pemanfaatan sisi positif perkembangan globalisasi untuk mempromosikan kebudayaan Melayu kepada masyarakat bisa melalui media komunikasi terutama media sosial.

“Mahasiswa bisa mempromosikan budaya Melayu melalui media-media komunikasi yang ada sekarang, terutama media sosial dan jaringan online”, tambah Dr. Abdul Malik, M.Pd, yang merupaka Dekan FKIP Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Tanjung Pinang.

Dalam mempromosikan kebudayaan Melayu, Datuk Abdul Malik mengimbau mahasiswa dalam mempromosikan budaya Melayu kepada masyarakat tetap mengutamakan nilai-nilai yang terkandung dalam budaya Melayu.

“Memanfaatkan perkembangan global bukan hanya mempromosikan budayanya tapi tetap harus mengutamakan nilai-nilai budaya sebagai identitas budaya Melayu,” tutupnya.(GENTA FKIP UNJA)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here