Tanjungpinang – Wajah bahagia tampak pada calon wisudawan/i Universitas Maritim Raja Ali Haji khususnya mahasiswa Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada prosesi Yudisium Semester Genap 2019 TA 2018/2019 yang dilaksanakan pada Jumat Pagi (01/03/2019).

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMRAH mengadakan yudisium TA 2018/2019 #1 dimana Master of Ceremony dalam acara yudisium tersebut kali ini dipercayakan kepada mahasiswa/i Program Studi Pendidikan Kimia oleh Intan Fitriyanti Sahra dan Fachrian Bachri. Acara yang dihadiri oleh Dekan FKIP beserta istri, Wakil Dekan I dan Wakil Dekan II, dan dihadiri oleh seluruh Ketua Progam Studi beserta seluruh dosen FKIP UMRAH ini berlangsung secara khidmat dan lancar.

Terdapat 115 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan 15 mahasiswa diantaranya merupakan mahasiswa prodi pendidikan kimia, yang segera bergelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Aura bahagia tak sedikit yang terpancarkan karena telah bebas dari tugas yang membelenggunya setiap hari.

Alhamdulillah, Semester Genap 2019 TA 2018/2019, Prodi Pendidikan Kimia kembali meluluskan 15 mahasiswa yg hari ini telah resmi menjadi alumni dengan gelar S.Pd. Satu di antara mereka mendapatkan gelar Cumlaude dengan IPK 3.68 sekaligus menjadi Pemuncak Prodi Pendidikan Kimia a.n Ari Andesta Mirwandi dengan waktu kelulusan 3,5 tahun. Semoga hal ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa/i pendidikan kimia, terutama yang sedang mengurus skripsi, agar lebih terpacu lagi untuk segera menyelesaikan tugas tahap akhirnya dengan tekun, gigih, semangat, dan tentunya diimbangi dengan doa agar apa yang dilakukan selalu mendapatkan keberkahan Allah SWT. Selamat dan sukses untuk alumni Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH.” ujar Ketua Prodi Pendidikan Kimia, Fitriah Khoirunnisa.

Dalam yudisium tersebut, diumumkan juga lulusan terbaik di tingkat prodi masing-masing maupun tingkat fakultas pada periode ini. Lulusan terbaik di Prodi Pendidikan Kimia diraih oleh Ari Andesta Mirwandi dengan IPK 3.68 dengan predikat Cumlaude.

Ketika kita berniat melakukan sesuatu karena Allah SWT dan orang tua, Insyaallah hasilnya juga bagus, walaupun harus bersakit terlebih dahulu dan bersenang kemudian. Karena itulah bumbu-bumbu kehidupan. Untuk beberapa waktu tentunya merasakan sakit terlebih dahulu, bolak-balik mencari dosen seperti reaksi reversible demi kesetimbangan memenuhi kesetimbangan diri. Percaya lah jika kita menyertakan Allah SWT dalam setiap langkah, maka hasilnya akan luar biasa. Alhamdulillah dalam 3,5 tahun bisa menjadi pemuncak Prodi Pendidikan Kimia” ujar Ari Andesta Mirwandi, selaku mahasiswa pemuncak Prodi Pendidikan Kimia. (Asti/P.Kimia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here