Senggarang – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FKIP UMRAH) mengadakan Gelar Wicara bersama Ibu Elfizah seorang guru yang berdedikasi tinggi untuk mensukseskan muridnya. Kegiatan ini dilaksanakan Selasa Pagi (14/05/2019).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memotivasi calon guru untuk memehami kompetensi guru sehingga termotivasi untuk menyiapkan diri pada proses belajar mengajar. Kegiatan yang dilangsungkan di Ruang 2 FKIP UMRAH ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, Fitriah Khoirunnisa dan Dosen oleh Ardi Widhia Sabekti.

Gelar wicara dibuka oleh Ketua Program Studi Pendidikan Kimia, “Terima kasih kepada Ibu Elfizah yang telah meluangkan waktunya untuk datang kesini. Dan ini lah kami Prodi Pendidikan Kimia yang menyambut Ibu dengan sederhananya kami. Saya dan Bapak Ardi serta mahasiswa berharap setelah adanya gelar wicara ini dapat bermanfaat dan termotivasi untuk kami semua”, kata Fitriah Khoirunnisa.

Menceritakan pengalaman dirinya, Ibu Elfizah sangat semangat dan menggebu-gebu hingga membuat siapapun yang didekatnya tidak percaya bahwa beliau merupakan Pensiunan Pegawai Negeri Sipil. Beliau berkata kompetensi guru dalam mendidik dan mengajar harus memiliki rancangan pembelajaran terlebih dahulu. Karena mustahil baginya pembelajaran dapat berjalan dengan baik jika tidak adanya perancangan pembelajaran. Setelah itu memahami karakter dari masing-masing murid, karena setiap murid memiliki sifat yang berbeda. Dan perlunya evaluasi diri bagi guru sendiri juga tak kalah penting baginya.

Ibu Elfizah juga mengatakan bahwa kita harus memahami dan mengenali apa yang kita punya, apa yang kita bisa dan manfaatkanlah apa yang kita miliki. Dan beliau juga berpesan untuk agar tidak pernah henti-hentinya untuk membaca dan mengikuti perkembangan zaman.

Setelah selesainya gelar wicara yang telah disampaikan Ibu Elfizah, Master of Ceremony, Lila Susanti, memberikan kesempatan untuk rekan mahasiswa untuk bertanya. Pertanyaan yang dilontarkan oleh Saudari Roza yaitu “Bagaimana cara kami bu sebagai calon pendidik yang masih mengalami kesulitan untuk berbicara di depan dan memberikan ilmu untuk peserta didik?”.

“Jadi dahulu saya sebelum menjadi seorang guru, saya berlatih didepan cermin dan disana juga ada teman-teman saya. Dan itu saya lakukan sampai saya menjadi orang yang dulunya sangat pendiam hingga sekarang menjadi sangat semangat untuk berbicara didepan. Jadi anak-anak semua jangan pernah takut, yakin kalau kita bisa dan jangan pernah merasa puas. Gali terus” Ibu Elfizah menjawab dengan lantangnya.

Foto bersama sekaligus penutupan pada gelar wicara kali ini. (Ratih/P.Kimia)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here