Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan skill dosen, FKIP UMRAH mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pemanfaatan google suite for education yang bekerjasama dengan UPT Pusat TIK UMRAH (Selasa, 29/01). Sosialisasi dihadiri oleh dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Kimia, Pendidikan Matematika, serta Pendidikan Biologi dan dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan FKIP Erwin Pohan.

Bicara tentang teknologi, google awalnya dikenal dengan fasilitas search engine yang menjadi produk pertama google. Fitur ini sangat bermanfaat bagi semua kalangan pengguna internet, sehingga google dianggap sebagai salah satu pengembang layanan internet yang sukses. Seiring berkembangnya zaman, google makin memperbanyak lini produknya. Salah satunya adalah google suite for education. Kabar baiknya sejak tahun 2016, UMRAH mendapat lisensi penggunaan google suite for education dari google melalui UPT Pusat TIK. Karena lisensi ini gratis untuk institusi pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, tentunya penting sekali sosialisasi ini mulai dilakukan di ruang lingkup UMRAH dalam hal pemanfaatan fitur-fitur google suite ini. Sosialisasi dapat dilakukan secara bertahap mulai dari tingkat prodi hingga fakultas, sehingga semua akademisi di UMRAH diharapkan dapat memanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Google suite terdiri dari beberapa aplikasi yang terintegrasi seperti google docs, sheets, slides, classroom, gmail, drive, calendar, vault dan hangout. Aplikasi tersebut memiliki peranannya sendiri dalam proses belajar mengajar.

UPT TIK melalui Adi Pranadipa sebagai narasumber pada sosialisasi ini memfokuskan materi tentang penggunaan google docs. Google Docs dapat digunakan untuk kolaborasi dokumen online secara realtime.

Fitur google docs ini dapat digunakan dengan membuat email institusi UMRAH terlebih dahulu yang didukung oleh gmail, baik bagi dosen maupun mahasiswa. Kelebihan akun email institusi adalah kapasitas penyimpanannya yang unlimited, tercatat hingga 874,9 GB yang pernah terpakai. Penyimpanan yang sangat besar ini memungkinkan untuk menyimpan berbagai dokumen penting sehingga kapanpun pengguna bekerja secara offline maupun online, dokumen dapat diakses dengan mudah dan dapat digunakan dari berbagai perangkat.

Tambahan fitur-fitur lainnya pada google docs cukup menarik untuk digunakan. Seperti pencarian referensi atau googling kata-kata tertentu hanya dengan meng highlight kata-kata yang diinginkan dan akan muncul berbagai sumber yang dapat digunakan. Selain itu terdapat template yang dapat digunakan dengan praktis seperti untuk membuat resume, surat, essay, laporan dan proposal. Dokumen pada google docs juga dapat ditranslate ke berbagai bahasa jika misalnya pengguna ingin membaca atau menulis bahasa tertentu.

Menurut saya, penggunaan google docs dalam proses pembelajaran dapat mengurangi penggunaan kertas yang dikenal dengan istilah paperless(nirkertas)

“Dengan sosialisasi ini diharapkan para dosen memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat dalam google suite untuk membantu proses pembelajaran seperti dalam pemberian tugas mahasiswa dan proses pembimbingan skripsi” tambah kolega saya, Rindi Antika, dosen pendidikan matematika yang turut serta dalam sesi sharing yang berakhir menjelang adzan dzuhur.

Sebagai bentuk luaran dari kegiatan tersebut, penulisan artikel ini juga menggunakan aplikasi google docs dimana saya banyak mendapat saran serta perbaikan dari rekan-rekan yang diajak berkolaborasi secara langsung lewat google docs. Setelah mencoba membuat artikel menggunakan layanan google docs, saya menyadari bahwa banyak hal yang harus selalu di-upgrade. Bak kata pepatah, semakin banyak ilmu maka semakin kita merasa bahwa kita tidak tahu apa-apa sehingga harus lebih banyak belajar lagi.


Nina Adriani ,

Kepala Lab Pendidikan Kimia FKIP

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here